Screenshot_62

REPUBLIKA. CO. ID, LOMBOK — Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai satu diantara destinasi unggulan selalu berkreasi. Kementerian Pariwisata yang di pimpin Menteri Arief Yahya juga selalu mendorong NTB sebagai destinasi kelas dunia. Yang terbaru, Lombok miliki destinasi wisata baru bernama Kampung Wisata Kebiasaan Sengkoah.

Kampung Wisata Kebiasaan Sengkoah yang berada di Desa Labulia, Jonggat, Lombok Tengah mulai di buka untuk wisatawan Jumat (5/5). Seremoni pembukaan di pimpin oleh Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah HL Muhammad Putrie.

Lalu, apa yang istimewa dari Kampung Wisata Kebiasaan Sengkoah? Taufan Rahmadi sebagai person in charge (PIC) Mandalika Pokja Destinasi Prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyampaikan, kampung wisata kebiasaan itu mempunyai beberapa atraksi. “Di Kampung Wisata Kebiasaan Sengkoah ada website bersejarah Batu Tinggang atau lambang perjalanan kerajaan terdahulu, ” tutur Rahmadi.

Sudah pasti Sengkoah bukan sekedar mempunyai Batu Tinggang. Ada juga website Pedewak Pelabu sebagai tempat peribadatan dua agama, yakni umat Islam serta Hindu Bali.

Wisatawan dapat juga nikmati atraksi lain di Sengkoah. “Di Sengkoah juga ada kerajinan anyaman rotan, bambu serta kain songket, ” tutur dia.

Lombok sekarang ini makin populer sebagai satu diantara destinasi yang jual kehalalan atau family friendly. Arena World Halal Tourism Award 2016 di Abu Dhabi sudah menunjukkan kemampuan pulau di samping timur Bali itu sebagai destinasi wisata halal.

Pada arena World Halal Tourism Award 2016, Indonesia menyabet 12 dari 16 kelompok penghargaan. Dari 12 award, tiga salah satunya untuk Lombok. Yaitu World’s Best Halal Tourism Situs untuk www. wonderfullomboksumbawa. com, World’s Best Halal Honeymoon Destination untuk Sembalun Village Region, dan World’s Best Halal Beach Resort untuk Novotel Lombok Resort & Villas.

Rahmadi memberikan, spesial Novotel Lombok Resort & Villas saat ini mengaplikasikan inovasi baru yang dapat ditiru pengelola hotel yang lain. Yaitu inovasi mengenai pemrosesan limbah makanan lewat daur lagi.

Novotel mengaplikasikan program Reuse Recycle Food Waste for Compost. Program yang dikenal juga dengan sebutan Planet21 itu di luncurkan th. ini oleh GM Novotel Lombok Resort and Villas Jan Kroeckel.

Lewat program itu, jadi limbah makanan di proses jadi kompos. “Limbah makanan yang umumnya dibuang sia-sia, digunakan untuk jadikan pupuk kompos, ” papar Rahmadi.

Diluar itu, nama Lombok di mancanegara akan semakin bergema. Th. depan bakal ada Komodo Exercise 2018 yang mendatangkan angkatan laut dari semua dunia.

Komandan Gugus Tempur Laut Armatim Kol Laut (P) Rachmad Jayadi juga sudah berjumpa dengan Sekdaprov NTB Rosyadi H Sayuti Rabu (3/5) untuk mengulas Komodo Exercise 2018 yang bakal diadakan pada Mei th. depan.

“Komodo Exercise 2018 yaitu acara yang bakal mengundang angkatan laut semua dunia untuk datang ke Lombok. Terkecuali lakukan latihan berbarengan yang bukanlah latihan perang, personel angkatan laut dari beragam negara bakal nikmati daerah wisata di Lombok, ” tutur Rahmadi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *