Screenshot_61

Tiap-tiap bagian tumbuh kembang anak utama untuk memperoleh perhatian orang-tua, terutama waktu anak berumur 0-3 tahun. Di umur ini umumnya dapat dikenali ada masalah tumbuh kembang seperti autisme.

Menurut dr. Eva Suryani Sp. KJ, autisme telah dapat didiagnosis pada anak dengan rentang umur 0-3 tahun. “Sebelum tiga tahun telah dapat didiagnosis. Lain dengan ADHD (masalah pemusatan perhatian serta tingkah laku) yang (baru dapat didiagnosis di) umur sekolah sekitaran 6-7 tahun, ” kata Eva pada Kompas. com di Tanamera, Jakarta Selatan, Rabu (3/5/2017).

Sekurang-kurangnya ada tiga sinyal tanda utama untuk mendeteksi autisme. Pertama yaitu kesusahan bhs (bicara), hubungan sosial serta lakukan gerakan terbatas dan pengulangan.

Anak yang mempunyai masalah autisme umumnya tak merespon saat namanya di panggil, lebih sukai menyendiri, tak sukai dipeluk, tak ada kontak mata, dan kerap lakukan gerakan berkali-kali.

Meski sekian, menurut Eva, masih tetap ada pasien autisme yang didiagnosis diluar rentang umur itu. Diagnosis yang termasuk terlambat itu dinilai karna sebagian aspek, seperti terbatasnya info sampai harga service kesehatan.

Di segi lain, Eva mengingatkan kalau diagnosis autisme anak mulai sejak awal dapat berguna untuk beberapa orang-tua. “Sebenarnya bila kita dapat ketahui mulai sejak awal, perlakuannya dapat juga lebih awal, ” tutur dokter dari RS Siloam Karawaci Tangerang ini.

sumber : KOMPAS. com –

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *